Home » Berita Game

Tag: Berita Game

Game Yang Ada di Xbox Series X Dapat Dimainkan di Xbox One

Game Yang Ada di Xbox Series X Dapat Dimainkan di Xbox One

Gamer mengharap hadirnya konsol game terkini Xbox Series X hasil Microsoft. Perusahaan nyata-nyatanya menyiapkan spesifikasi yang sangat mungkin game yang datang buat Xbox Series X dapat dimainkan juga di konsol game Xbox One. Ditulis Techradar, dalam suatu interview dengan MCV, Head of Xbox Game Studios Matt Booty mengemukakan kalau seandainya seorang berinvestasi pada Xbox sekarang ini serta Series X, karenanya perusahaan terus berikan komitmennya buat gamer lewat conten.

Lewat kata lain, perusahaan memperbolehkan seandainya gamer mau mainkan game yang berada pada Xbox Series X lewat Xbox One. Microsoft udah mengedepankan bantuannya pada kompatibilitas mundur (backwards compatibility) , seperti Sony dengan PlayStation 5.

Baca juga : Mau Menyaksikan YouTube di trackpad Anda? Asus Berbicara ‘Kenapa tak? ‘

Xbox Series X udah diberitakan oleh Microsoft. Infonya, fitur itu bakal tersebar mulai akhir 2020. Sebelum perusahaan memberitakan sah, tampak nama nama Xbox Proyek Scarlett. Dengan diumumkannya konsol game baru ini, karenanya Xbox Series X sebagai nama sah yang dikenalkan Microsoft pada The Game Awards 2019. Xbox Series X tampak seperti bentuk bentuk balok. Game yang bisa dimainkan di konsol game itu satu diantaranya merupakan Halo Infinite.

Buriram United Rekrut Rizky Faidan di PES Profesional

Buriram United Rekrut Rizky Faidan di PES Profesional

Satu diantara pemain profesional Pro Evolution Soccer asal Indonesia yakni Rizky Faidan kayaknya bakal main di luar negeri untuk tahun depannya. Hal itu diyakinkan selesai club asal Thailand yakni Buriram United mengontrak pria berumur 16 tahun itu untuk menuruti kejuaraan Toyota E-League PES 2020 kejuaraan. Toyota E-League sendiri sebagai kejuaraan PES papan atas Thailand yang bekerja bersama dengan federasi sepak bola Thailand dan Konami.

Keputusan itu diperoleh melaui account instagram dari Buriram United Esports sendiri. Selesai faksi club mengenalkan 3 pemain anyarnya terhitung Rizky Faidan dalam squad manfaat arungi kejuaraan Toyota E-League PES 2020. Buriram United sendiri pun sebagai club papan atas di sepakbola Thailand ataupun dikompetisi esports PES League di Thailand.

Diambil dari Novel, Ini Kemiripan Film The Witcher dengan Versi Gamenya

Bergabungnya pemain Indonesia dengan nickname Zeus itu dengan club Thailand di rasakan sangatlah pas. Dimana kejuaraan PES di Indonesia amat sedikit serta kurang demikian bersaing ketimbang dinegara Thailand. Tidak hanya itu Rizky Faidan pun sekaligus menimba pengetahuan dan pengalaman dinegeri gajah putih itu.

Waktu ini memang Rizky Faidan sebagai kepandaian besar olahragawan esports PES Indonesia. Dimana pada tahun 2019 ini bermacam perstasi 7mnc tingkat dunia dia catatkan. Dimulai dari juara PES League Asia 2019 sampai semifinalis PES League World Finals 2019 di Inggris Juni tempo hari. Mudah-mudahan saja debut Rizky Faidan itu terus berbuntut serta nantinya ada juga penerusnya pemain pro PES dari Indonesia yang lain.

Diambil dari Novel, Ini Kemiripan Film The Witcher dengan Versi Gamenya

Diambil dari Novel, Ini Kemiripan Film The Witcher dengan Versi Gamenya

Serial The Witcher yang didatangkan dengan cara asli oleh Netflix memang dari sejak awal mempunyai citranya sendiri dikelompok banyak pencinta Novel ataupun Video Game serial The Witcher. Perhatian itu gak cuma dtunjukkan kala film itu sah ditampilkan, akan tetapi pun jauh kala penentuan casting film itu ditetapkan.

Walaupun dengan cara tegas film serial itu gak mengadaptasi dari seri Video Gamenya, akan tetapi nampaknya Geralt of Rivia punya Netflix cukup sesuai apabila ketimbang dengan vs CDPR. Apabila kalian ingin tahu, kalian dapat membanding-bandingkan artikel ini sambil menyaksikan vs Netflixnya.

Geralt yang Saling Diperlukan Uang

Tidak tahu serial Netflix maupun Video Game keliatannya latar ekonomi masih berubah menjadi salah satunya argumen geralt melakukan misi-misi beresiko yang mempertaruhkan hidupnya. Apabila pada vs Video Game kalian diperkenalkan dengan metode Haggling atau metode tawar-menawar penghargaan quest. Gak tidak sama dengan vs Netflixnya, Geralt pun keliatannya masih melaksanakan tawar-menawar hadiah quest.

Ada perihal lucu dimana pada serial Netflix, Geralt bahkan juga sempat terpaksa tinggalkan kuda yang paling disayangi punyanya jadi agunan gara-gara satu perihal. Geralt sendiri dalam kejadian The Witcher memang gak sempat dideskripsikan jadi pribadi yang kaya raya maupun elegan. Dirinya sendiri memang tampak hidup simple atau barangkali dipandang sebagai gembel, lantaran memang dirinya sendiri yang kerapkali tinggal dengan cara nomaden.

Nada, Tabiat, Type Berlaga yang Geralt Sekali

Andil seseorang Geralt pada seri The Witcher memang di sebut berubah menjadi kunci kesuksesan tidaknya serial satu ini. Tuntutan itu mesti mesti diemban siapa-siapa saja aktornya kelak, lantaran memang narasi pada serial ini bakal bergelut di sekitar Geralt serta kawan-kawan seputarnya. Satu perihal yang sangat menonjol tampak disaat kalian menyaksikan serial satu ini merupakan, nada Henry Cavill ( Pemeran Geralt) begitu benar-benar serupa atau paling tidak mempunyai ciri-ciri low voice ala geralt dalam serial Video Gamenya.

Perihal ini sungguh-sungguh bikin kami meyakini kalau kita tengah menyaksikan live action Geralt dari satu pengisi nada dengan seri Video Gamenya. Dalam suatu interview dengan GQ-Magazine Henry sendiri sempat lebih menentukan memakan waktu main The Witcher ketimbang pergi keluar rumah. Sampai gak asing seandainya kita kerapkali dengar dialog-dialog pendek ala Geralt dalam Video Game maupun menyaksikan type berlaga milliknya cukup mirip dengan video game.

Bungie Belum Dapat Janjikan Spesifikasi Cross Basis Buat Destiny 2

Gak Memihak serta Menentukan Jalanya Sendiri

Mendatangkan pilihan pada Video Game jadi masalah ringan. Player tinggal mesti menentukan pilihan atau mereka hanya butuh menentukan menuntaskan satu misi spesifik buat tentukan arah narasi. Akan tetapi membawanya ke dalam media Film, semestinya gak bakal seringan itu. Pada seri The Witcher punya Netflix sendiri Geralt terus dideskripsikan jadi individu yang kuat bakal pendirian.

Kerapkali banyak tokoh di dalam film itu berikan pilihan terhadap Geralt buat membuat menentukan diantara satu dua pilihan. Akan tetapi kelanjutannnya dirinya sendiri berubah menjadi pribadi yang bebas serta akan memutuskan menentukan buat bikin pilihannya sendiri. Walaupun gak selama-lamanya pilihan itu berubah menjadi pilihan terhebat.

Banyak Kejadian Ikonik Mirip

Untuk kalian yang gak nikmati seri Video Game dari The Witcher, barangkali film series The Witcher ini bisa jadi seperti serial fantasy middle ages seperti Games of Throne. Akan tetapi untuk kalian pencinta The Witcher semestinya adegan buat adegan bakal ringan terspot on jadi adegan yang ikonik dari Video Game spbonya. Contoh yang benar-benar begitu jelas yaitu adegan mandi Geralt yang cukup ikonik dalam video gamenya.

IGN Sendiri sempat membanding-bandingkan adegan perlawanan dari seri The Witcher Netflix dengan Video Gamenya ialah The Witcher pertama. Kalian dapat menyaksikannya di tempat ini.

Memanusiakan Monster serta Membunuh Manusia Bersikap Monster

Berubah menjadi seseorang Witcher dengan cara gak langsung mempersembahkan hidupnya terhadap satu asas. Walaupun dirinya sendiri memang dibayar serta cuma menuntaskan misi sama dengan permohonan, akan tetapi pada vs Netflix Geralt masih berubah menjadi jembatan penghubung di antara manusia juga banyak non-human terpenting monster. Perihal itu barangkali terjalin dengan kenyataan kalau dirinya sendiri pun bukan seseorang manusia murni, namun makhluk evolusi alias mutant.

Kerapkali misi yang dia melakukan bahkan juga selesai dengan dirinya sendiri gak terima uang akan tetapi sukses mendamaikan perseteruan di antara manusia serta banyak monster.

[REVIEW] Athenion – Langkah Baru Nikmati Permainan Trading Card Game

[REVIEW] Athenion – Langkah Baru Nikmati Permainan Trading Card Game

Athenion: Tactical CCG ialah game kartu yang ditingkatkan oleh developer game asal Thailand bernama Zero Bit. Game Athenion sendiri dikeluarkan dengan global pada November 2019 serta telah memiliki beberapa pemain aktif didalamnya. Athenion adalah game mobile TCG baru yang memiliki 7 mcn nuansa gameplay yang berlainan dengan game TCG umumnya. Athenion menyatukan game berjenis Trading Card Game dengan Board Game Strategy jadi satu. Athenion bisa diunduh untuk basis Android lewat Playstore serta iOS lewat Apple Store langsung.

Nuansa Board Game akan berasa saat pemain mengawali pertarungan dalam game Athenion. Mereka berupaya mengabbungkan aspek di dalam game TCG yang tren sekarang seperti Hearthstone, Eternal, serta Shadowverse dalam pertempurang Board Game. Permainan Athenion sendiri cukup balance (imbang) dengan adanya banyak kartu yakni lebih dari 400 kartu yang dapat pemain pakai. Ada 6 fraksi yang bisa pemain pakai dalam permainan serta tiap fraksi memiliki taktik deck serta kartu sendiri-sendiri yang bisa pemain olah.

Jalannya pertarungan cukup hebat dimana pemain harus berupaya untuk jaga kartu (unit) bisa bertahan dalam ajang pertarungan. Damage akan diserahkan kepada hero lawan bila kartu (unit) pemain musuh bisa berthan di dalam ajang pertarungan sesudah 1 giliran ke-2 pemain usai. Jumlahnya Damage yang diberi bergantung soul/mana yang dipunyai tiap kartu (unit) di ajang. Dengan keseluruhan HP tiap hero beberapa 30 membuat jalannya pertarungan tidak lama serta membuat pemain tidak jemu.

Jadi game yang memiliki jenis Trading Card Game tentunya grafik salah satu segi yang dihandalkan. Begitu halnya game Athenion yang satu ini, Athenion memiliki grafik yang lumayan bagus serta sama dengan game TCG yang lain. Diluar itu jadi game yang baru dikeluarkan Athenion telah mengimplementasikan pilihan seting untuk mengubah cocokkan kualitas FPS serta grafik yang ingin pemain pakai.

Baca juga : TIPS SAAT MERANCANG ATAU MERAKIT PC BUATAN SENDIRI

Hal itu membuat pemain yang memiliki koneksi internet cepat serta smartphone gaming atau pemain dengan koneksi internet lelet serta smartphone kentang bisa mainkan game Athenion tanpa ada satu masalah. Bugs serta glinch di dalam gamenya juga tidak kelihatan serta membuat developer Zero Bit itu betul-betul menyiapkan game Athenion dengan mendalam.

Feature yang disiapkan dalam game Athenion lumayan banyak serta menarik. Pertama ada Daily Quest serta Mission yang bisa pemain lakukan untuk memperoleh rewards. Faksi Zero Bit sangat berkelanjutan dalam mengupdate quest serta mision yang ada. Selanjutnya ada model moment battle, frendly match, practice, serta normal match (ranked serta kasual) di dalam permainan.

ayangnya seperti umumnya game bertipe grinding ada bonus mision serta quest buat pemain yang mengupgrade akunnya jadi permium (battle pass). Rewards yang diberi akan berlainan dari yang umumnya serta berkesan spesial. Untuk mengupgrade jadi premium (battle pass) pemain harus membelinya terlebih dulu pada harga 680 diamond. Harga diamond yang dibanderol ialah 32 ribu rupiah untuk 150 diamond serta 850+100 diamond pada harga 179 ribu rupiah.

Seterusnya ada juga cosmetic item di dalam gamenya. Pemain bisa beli serta melakukan modifikasi card sleeve, hero skin, dan battle skin di dalam game. Membuat pemain makin semangat untuk mainkan game Athenion serta rasakan sensai bermain yang berlainan dari umumnya. Cosmetic item itu bisa dibeli atau mengakhiri misi yang ada.

Hal yang menarik dari Athenion di sini ialah lore permainan dan ciri-ciri di dalam game yang ikuti Shadowvere. Dimana ciri-ciri yang ada dibikin seperti dengan versus manga anime Jepang hingga akan menarik beberapa pemain dalam game Athenion. Tiap ciri-ciri memiliki Lore (jalannya narasi) tertentu serta memvisualisasikan taktik deck yang mereka pakai.

Selanjutnya itu faksi Zero Bit kelihatannya benar-benar memerhatikan balancing di dalam game, bila ada kartu yang berkesan begitu kuat (imba) maka ada pembaruan patch utuk menyeimbangkannya. Permasalahannya ialah apa mereka akan mengistimewakan beberapa pemakai battle pass nanti. Kekompetitifan permainan akan tergantung dari sana. Beberapa pemain free to play tentunya tidak inginkan hal itu serta peluang akan membuat mereka jemu untuk mainkan game Athenion.

KESIMPULAN

Game Athenion benar-benar pas dimainkan oleh pemain yang suka pada game berjenis Trading Card Game khususnya yang memiliki ide seperti Shadowverse. Athenion akan memberi kesan-kesan yang berlainan dari satu game TCG umumnya sebab game ini menyatukan ide board game sama. Bila pemain TCG jemu dengan permainan TCG biasanya atau ingin mainkan ide TCG baru karena itu Athenion ialah jawabannya.

Jika Tidak Keberatan, Fans Dapat Memandang Half-Life: Alyx Seperti Seperti Half-Life 4

100% Bukan Open World, Full Singleplayer

Kehadiran pengumuman tentang terdapatnya seri Half-Life baru memang sudah jadi satu berita yang cukup mengagetkan di akhir tahun ini. Tetapi cukup banyak fans yang kelihatannya merasakan kembali dikecewakan saat seri baru itu rupanya tidak dinamakan jadi ‘Half-Life 3″. Ya, dengan nama Half-Life: Alyx, game yang dipenuhi dengan faktor sci-fi serta mahluk alien ini malah justru akan dibuat jadi satu game dengan embel-embel VR di dalamnya.

Di satu bagian, Valve sendiri masih seakan ingin memberikan keyakinan pada massanya jika Half-Life Alyx ialah game yang benar-benar demikian patut untuk dimainkan beberapa penggemar Half-Life. Tidak hanya dengan fakta jika game ini tawarkan narasi yang merasa fresh, segi visual yang telah mereka buat benar-benar dibikin dengan benar-benar ambisius serta mempunyai kepadatan cerita yang sama dengan seri Half-Life awalnya.

Baca juga : LAPTOP ASUS ZENBOOK TERANYAR PUNYAI TOUCHPAD YANG DAPAT SETEL YOUTUBE

Dikutip lewat interviewnya pada pihak The Verge, Robin Walker sebagai desainer game menerangkan jika Half-Life Alyx ialah satu game dengan satu arah perjalanan yang dapat kamu mainkan sepanjang berjam-jam di piranti VR-mu. Hingga seterusnya, beliau lalu mengutarakan seandainya game ini termasuk linear (walaupun sedikit ada percabangan) serta 1000% ditujukan untuk beberapa penggemar game-game singleplayer.

Dikonfirmasikan juga ada dengan feature untuk lakukan “save game” dimanapun, kamu beritanya dituntut untuk dapat bermain dengan terampil di game ini. Khususnya saat menggenggam pistol, lalu berusaha untuk mereloadnya atau secara lebih realistik. Hal itu juga beritanya berlaku pada saat kamu sedang memakai atau manfaatkan bermacam item-item lain di saat menelusuri. Half-Life: Alyx diperkirakan launching pada bulan Maret 2020 akan datang. Apa game ini diekspektasikan dapat gantikan kerinduan beberapa fans pada mitos dari kehadiran seri Half-Life 3 ? Valve kelihatannya lebih ingin supaya kamu bersedia buka pemahaman yang demikian.

Mampukah Tim E-sport Indonesia Raih Juara Mobile Legends di SEA Games 2019?

Mampukah Tim E-sport Indonesia Raih Juara Mobile Legends di SEA Games 2019?

SEA Games 2019 yang ditunaikan di Manila, Filipina adalah acara teratur acara olahraga paling besar di Asia Tenggara. Tetapi masuk masa yang serba kekinian, saat ini deretan game esports lantas ikut ditandingkan serta berubah menjadi tempat perebutan persaingan medali emas sah untuk semasing negara yang bersaing.

Tempat esports SEA Games sendiri akan berjalan Filoil Flying V Centre, San Juan Metro, dari tanggal 5-10 Desember 2019. Terdapat banyak game yang ditandingkan, antara lainnya Mobile Legends : Bang Bang. Indonesia sendiri masih berubah menjadi buah bibir atas catatan tepat EVOS Legends di gelaran M1 World Championship 2019 kemarin.

Kompetisi SEA Game sendiri seperti rekaulang kompetisi di M1, mengingat skema roster dari semasing negara hampir serupa. Jadi contoh, Indonesia mengantarkan semua roster EVOS Esports bersama ONIC. Udil, serta deretan pemain EVOS SG yang masih diyakini jadi wakil negara Singapura di SEA Games, walaupun tampil menyedihkan di M1.

Shoutcaster MPL ID Season 4, Vinzent “Oddie” Indra memberi idenya berkenaan peta kapabilitas SEA Games di cabang esports Mobile Legends. “Kalau bab peta kapabilitas udah jelas, Indonesia pusatnya. 1 tahun paling akhir ini Indonesia udah perlihatkan jika mereka merupakan juara dari game Mobile Legends yang tidak bisa dibantahkan . Sebab beberapa grand final kejuaraan internasional Mobile Legends diisi oleh wakil Indonesia versus Indonesia (MSC 2019 serta M1 World) . ”

Indonesia masih butuh waspada inisiasi gameplay negara lain!

Tetapi, memang Indonesia butuh waspada inisiasi atau gameplay berlainan dari beberapa delegasi negara lain. Butuh diingat jika akan ada 9 dari 11 negara yang mengantarkan wakilnya di Mobile Legends, terkecuali Brunei serta Timor Leste.

Beberapa klub yang berlaga lantas punyai riwayat yang panjang dengan roster yang hebat. Jadi contoh, Thailand kirim beberapa roster IDNS, sang juara MSC 2017, dan datangnya beberapa wakil M1 ke SEA Games seperti pemain Burmese Ghouls (Myanmar) , VEC Fantasy Main (Vietnam) , serta racikan roster Mobile Legends Sibol, wakil Filipina.

Film Sukses Karya James Cameron Akan Dibuatkan Gamenya

Buat musuh yang berat, Oddie memberikan tambahan. “Untuk negara besar kemungkinan di SEA Games masih Filipina. Sebab pada latihan tanding paling akhir buat persiapan SEA Games Indonesia masih mengalami kekalahan. Ditambah lagi ada di satu kelompok dengan Filipina serta Thailand, bila tidak waspada ada peluang tidak selamat dari set kelompok. ” Tutup Oddie lihat sengitnya set kelompok B.

Berkaitan kemampuan medali di SEA Games 2019 lantas Eddy Lim bertindak sebagai Ketua IESPA, ikut memberi idenya. “Potensi medali kita besar di Mobile Legends serta Hearthstone, ” ujarnya. Terus, mengusik terkait musuh yang susah, Eddy Lim menyampaikan. “Lawan berat masih Filipina sang tuan-rumah, namun kemenangan kita di gelaran M1 tempo hari membuat kita bertambah yakin diri memperoleh medali di esports SEA Games 2019 melalui cabang Mobile Legends : Bang Bang. ” Tutup Eddy Lim.

Sang pelatih klub SEA Games Mobile Legends Indonesia, Jeremy “Tibold” Yulianto memberi komentarnya. “Jujur saya pribadi yakin diri akan memperoleh medali buat Mobile Legends : Bang Bang. Namun saya serta delegasi mengupayakan buat masih konsentrasi pada satu arah, ialah bawa nama baik Indonesia serta tidak begitu yakin diri. ” tutur Tibold ditulis dari situs Hybrid. id.

Klub Mobile Legends Indonesia mengharap dapat memperoleh medali Emas

Sebelum tutup sesion interviu, Vinzent “Oddie” Indra ikut memberi keinginan serta doa buat delegasi Mobile Legends Indonesia. “Harapan penting pastinya medali emas, disaksikan dari prestasi sejauh ini. Jika bukan emas yang diterima, menurut saya akan jadi kekesalan besar bikin klub SEA Games serta Indonesia tentu. ”

Gelaran esports SEA Games 2019 sah diawali pada tanggal 5 sampai 10 Desember 2019. Pasti keinginan tinggi dan doa iringi perjuangan beberapa olahragawan esports Indonesia di gelaran esports SEA Games pertama di Filipina.

Mampukah Indonesia membela keberadaannya jadi klub Mobile Legends terhebat di dunia? Akankah elemen tuan-rumah berubah menjadi nilai plus Filipina buat memperoleh medali emas? Atau, malahan Singapura serta Malaysia yang mengangkat misi balas dendam sesudah tampilan menyedihkan jadi tuan-rumah di M1?

Film Sukses Karya James Cameron Akan Dibuatkan Gamenya

Film Sukses Karya James Cameron Akan Dibuatkan Gamenya

Masih ingat dengan film box office Avatar ? film karya James Cameron ini sukses lebih kurang 10 tahun lalu serta sukses mencapai box office dengan penerimaan paling tinggi pada jamannya walaupun saat ini udah diikuti oleh Avengers Endgame.

Kesempatan ini kita tak membicarakan filmnya, namun project penyesuaian game yang ada dibawah bendera Ubisoft. Walaupun 10 tahun lalu Ubisoft pun udah mengolah serta melaunching game ini buat semua basis pada jamannya, tahukah kalian apabila dua tahun atau lebih pasnya 2017 yang silam nyata-nyatanya Ubisoft pun udah memberitakan game terkini dari Avatar. Saat ini udah beranjak 2019 nyata-nyatanya kita belumlah juga tahu berita setelah itu perihal game yang diklaim jadi next-gen open world ini. Atas rasa ingin tahu perihal project itu, pemilik account Twitter @MJ_Chadwich lantas bertanya terhadap account @officialavatar apa tengah diselesaikan atau malahan digagalkan.

Ya memang lumayan banyak developer yang awal mulanya memberitakan bakal melakukan suatu project game akan tetapi ditengah-tengah perjalanan mereka tak berikan berita serta kabar seterusnya perihal project yang dikerjakannya. Bahkan juga antara lain malahan selesai dengan frustasi yang wajib diterima oleh banyak pencinta setianya lantaran project itu nyata-nyatanya digagalkan.

Floopy disk Bertanda Tangan Steve Jobs Dilelang 100 Jutaan Lebih

Perihal itu nampaknya tak berlaku buat project Avatar ini, ditulis dari DSOGaming, dengan tegas mereka menjawab cuitan itu dengan “Still being developed ! ” atau apabila dialihkan masihlah dalam pelaksanaan.

Cukuplah menarik tentulah untuk kamu yang masih mungkin tunggu project yang disebut jadi The Avatar Proyek. Project ini infonya bakal digenggam oleh Massive Entertainment yang awal mulanya sukses dengan The Division series. Bukan cuma itu, mereka pun bekerja sama-sama dengan Lightstorm Entertainment juga FoxNet Games. Engine-nya sendiri bakal didukung dengan Snowdrop Engine, engine yang sama dimanfaatkan oleh The Division series serta sejumlah game Ubisoft yang lain.

Apabila menyaksikan proses pelaksanaan yang dibantu dua studio lain, barangkali The Avatar Proyek ini bisa jadi project yang cukup ambisius dari Ubisoft. Walaupun dua tahun udah berlalu tiada kabar, mudah-mudahan saja mereka dapat berikan surprise buat banyak pengagumnya yang barangkali udah lupa kalau nyata-nyatanya Ubisoft masih melakukan game di luar IP mainstream yang hampir tiap-tiap tahun luncurkan.

Source Kontak, Game Anime Perbuatan Terkini Yang Gak Kalah Menawan Dengan Honkai Impact 3rd!

Source Kontak, Game Anime Perbuatan Terkini Yang Gak Kalah Menawan Dengan Honkai Impact 3rd!

Sejak mulai awal kedatangannya di bursa pasaran, Honkai Impact 3rd bisa berubah menjadi satu diantara game yang begitu digemari di penduduk. Lepas dari banyak wanita cantik yang berada pada dalam game itu, resiko dan animasi yang dikasihkan dibalut dengan gameplay yang menarik berubah menjadi daya tarik yang menarik banyak pemainnya buat mainkan game itu. Nah, apabila kalian tertarik dengan gameplay yang seperti Honkai impact, serta tertarik buat mainkan game yang cukup serupa, mungkin kalian mesti coba suatu game baru hasil China yang bernama Source Kontak!

Nah, apabila kalian tak familiar dengan game Source Kontak, game ini sebagai game indie terkini yang diluncurkan oleh suatu perusahaan di China bernama Wanda Cinemas Games. Akan tetapi jangan salah, walaupun diciptakan oleh perusahaan China, game ini tidaklah imitasi abal – abal yang dibikin dengan cara asal-asalan. Wanda Kelompok sendiri sebuah perusahaan yang bisa mencapai penerimaan sebesar 31 Miliar USD pada tahun 2018 serta kini bisa bertanding dengan perusahaan pengembang besar yang lain seperti Tencent serta NetEase.

Baca juga : Game One Piece : Pirate Warriors 4 Akan Hadir Di Awal Tahun 2020

Kembali perihal game Source Kontak, game ini diberitakan jadi satu diantara game yang cukup serupa dengan game tenar Honkai Impact, dibalut dengan 3D grafis serta obyek anime dalam gamenya. Game Action RPG ini, bisa menarik hati banyak pemainnya. Dimana pemain bisa memanfaatkan beraneka sifat yang disajikan, serta memanfaatkan keterampilan dan kapabilitas yang dipunyai oleh masing – masing sifat buat menuntaskan quest yang dikasihkan. Apabila kalian ingin tahu dengan gameplaynya keseluruhannya, kalian bisa menyaksikan gameplay di video di atas.

Akan tetapi, belumlah juga didapati kapan Wanda Games bakal melaunching game Source Kontak ini dengan cara global, serta fans cuma bisa tunggu berita seterusnya berkaitan dengan game anime terkini itu. Baca terus artikel gamebrott buat berita seterusnya berkaitan dengan game Source Kontak selanjutnya!

Fairy Tail Kenalkan Kagura, Ichiya, serta yang Lain Jadi Playable Character

Fairy Tail Kenalkan Kagura, Ichiya, serta yang Lain Jadi Playable Character

Klub Baru Nampaknya Dapat Dimainkan

Seusai sempat pamerkan gameplay ke dua yang mengenalkan sejumlah mekanik Fairy Tail, Koei Tecmo selanjutnya kasih kabar terkait seperti apa mekanik sifatnya. Indikasikan kalau Fairy Tail bukan salah satu guild yang dapat kamu mainkan.

Berdasarkan majalah Famitsu serta sejumlah screenshot HD dari press releasenya, Koei Tecmo memperjelas kalau semua anggota partymu tak akan terbatas guild Fairy Tail saja. Namun pun dari guild lain. Berikanmu kapabilitas buat kombinasikan sejumlah sifat kuat yang udah kamu pahami dari manga ataupun animenya. Batch pertama dari sifat yang dapat kamu kombinasikan yaitu Ichiya, Kagura, Sting, Rogue, serta Sherrie. Janjikan klub super kuat apabila sungguh-sungguh datang dalam anime ataupun manganya.

Sebelumnya setelah sempat diterangkan kalau gameplaynya bakal bergelut pada turn-based. Akan tetapi sebetulnya Gust kasih “Fairy Gauge” yang cuma dapat terisi apabila kamu memperlancar serangan pada musuhmu. Bikin paduan “magic chain” dari seranganmu memperlancarkan “finisher” yang begitu kuat diakhir combonya. Makarov bahkan juga dapat memanfaatkan “Extreme Magic” buat daratkan damage yang begitu besar.

Baca juga : One Piece Pirate Warriors 4 Versis Cavendish Serta Bartolomoeo

Menariknya , party yang ada dalam situasi kritis dapat memanfaatkan kapabilitas rahasia mereka buat menolongnya. Banyak Dragon Slayer umpamanya yang dapat memanfaatkan “Dragon Force”, serta sejumlah penyihir lain yang dapat memanfaatkan “Mode Change” buat berikan pilihan baru kala battle. Sejumlah serangan paduan seperti “Unison Raid” bisa juga dilaksanakan.

Ceritanya sendiri bakal mulai dari Tenroujima/Tenrou Island sampai Tartaros. Mereka akan juga imbuhkan episode asli yang belumlah sempat ada di dalam anime ataupun manganya. Sampai detik ini, Koei Tecmo serta Gust masih malas memberitakan kapan gamenya bakal diluncurkan tidak cuman tahun 2020 waktu depan. Akan tetapi diyakinkan mereka bakal merilisnya di PC, PlayStation 4, serta Nintendo Switch. Kami bakal mengabarimu apabila mereka sah mengumumkannya.

One Piece Pirate Warriors 4 Versis Cavendish Serta Bartolomoeo

One Piece Pirate Warriors 4 Versis Cavendish Serta Bartolomoeo

Sempat diberitakan lima bulan yang silam, Bandai Namco langsung menyambung kabar game onar mereka, One Piece Pirate Warriors 4 dengan sejumlah kabar yang lain. Satu diantaranya yaitu arc Cake Island serta Wano yang tampak dalam manga ataupun animenya. Saat ini, mereka angkat satu diantara sbobet mobile sifat ikoniknya buat masuk dalam gamenya. Yaitu Cavendish serta Bartolomeo yang dicuitkan langsung oleh account Twitter sah One Piece game. Bandai Namco katakan kalau Cavendish of the White Horse serta Bartolomeo the Cannibal bakal hadirkan pesona maut serta pelindung yang gak dapat ditembus dalam kegaduhan One Piece Pirate Warriors 4.

Baca juga : Grounded, Game Survival Co-op Baru Hasil Obsidian Unjuk Trailer Pertama

Apabila kamu menuruti pattern pemasaran Bandai Namco, jadi gak butuh waktu lama hingga akhirnya mereka membuat trailernya. Oleh sebab itu, masih berbarengan up-date terkini kami terkait One Piece Pirate Warriors 4 yang idenya bakal diluncurkan tahun 2020 waktu depan di PC, PlayStation 4, Nintendo Switch, serta Xbox One.