Home » Games offline

Tag: Games offline

Film Sukses Karya James Cameron Akan Dibuatkan Gamenya

Film Sukses Karya James Cameron Akan Dibuatkan Gamenya

Masih ingat dengan film box office Avatar ? film karya James Cameron ini sukses lebih kurang 10 tahun lalu serta sukses mencapai box office dengan penerimaan paling tinggi pada jamannya walaupun saat ini udah diikuti oleh Avengers Endgame.

Kesempatan ini kita tak membicarakan filmnya, namun project penyesuaian game yang ada dibawah bendera Ubisoft. Walaupun 10 tahun lalu Ubisoft pun udah mengolah serta melaunching game ini buat semua basis pada jamannya, tahukah kalian apabila dua tahun atau lebih pasnya 2017 yang silam nyata-nyatanya Ubisoft pun udah memberitakan game terkini dari Avatar. Saat ini udah beranjak 2019 nyata-nyatanya kita belumlah juga tahu berita setelah itu perihal game yang diklaim jadi next-gen open world ini. Atas rasa ingin tahu perihal project itu, pemilik account Twitter @MJ_Chadwich lantas bertanya terhadap account @officialavatar apa tengah diselesaikan atau malahan digagalkan.

Ya memang lumayan banyak developer yang awal mulanya memberitakan bakal melakukan suatu project game akan tetapi ditengah-tengah perjalanan mereka tak berikan berita serta kabar seterusnya perihal project yang dikerjakannya. Bahkan juga antara lain malahan selesai dengan frustasi yang wajib diterima oleh banyak pencinta setianya lantaran project itu nyata-nyatanya digagalkan.

Floopy disk Bertanda Tangan Steve Jobs Dilelang 100 Jutaan Lebih

Perihal itu nampaknya tak berlaku buat project Avatar ini, ditulis dari DSOGaming, dengan tegas mereka menjawab cuitan itu dengan “Still being developed ! ” atau apabila dialihkan masihlah dalam pelaksanaan.

Cukuplah menarik tentulah untuk kamu yang masih mungkin tunggu project yang disebut jadi The Avatar Proyek. Project ini infonya bakal digenggam oleh Massive Entertainment yang awal mulanya sukses dengan The Division series. Bukan cuma itu, mereka pun bekerja sama-sama dengan Lightstorm Entertainment juga FoxNet Games. Engine-nya sendiri bakal didukung dengan Snowdrop Engine, engine yang sama dimanfaatkan oleh The Division series serta sejumlah game Ubisoft yang lain.

Apabila menyaksikan proses pelaksanaan yang dibantu dua studio lain, barangkali The Avatar Proyek ini bisa jadi project yang cukup ambisius dari Ubisoft. Walaupun dua tahun udah berlalu tiada kabar, mudah-mudahan saja mereka dapat berikan surprise buat banyak pengagumnya yang barangkali udah lupa kalau nyata-nyatanya Ubisoft masih melakukan game di luar IP mainstream yang hampir tiap-tiap tahun luncurkan.

Permainan Edukasi dan Teka-Teki The Pamona

Permainan Edukasi dan Teka-Teki The Pamona

Permainan Edukasi dan Teka-Teki The Pamona

Permainan board games semakin popular di golongan remaja. Tidak hanya tema-tema yang diangkat menarik, board games melatih kejelian berpikir serta kepaduan team.

Satu diantara topik board games yang asik diulik ialah karya Victor Riyois Sorongku dengan nama The Pamona. Board games The Pamona berisi mengenai kekuatan wisata yang berada di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.  Untuk nama permainannya sendiri, menurut Victor diambil dari nama suku asli yang menyebar di Kabupaten Poso yakni ‘Pamona’.

“Board games ini memang dibikin untuk memperkenalkan budaya serta obyek wisata yang berada di Poso, Sulawesi Tengah. Dimana saya lihat wisata di Poso benar-benar bermacam tetapi jarang-jarang sekali orang tahu,” jelas mahasiswa Fakultas Tehnik Kampus Surabaya (Ubaya) ini saat didapati Basra, Kamis (12/9).

MeIalui permainan ini, tiap pemain dibawa untuk menelusuri tempat wisata, tahu hasil bumi, lihat bentuk ukiran, serta hidup menyesuaikan seperti suku Pamona.

Bahkan juga dalam membuatnya, semua tempat yang ada di board games tidak diletakkan dengan asal-asalan. Tetapi sesuai dengan letak yang ada di peta.

Game Action RPG Dragon Ball Z: Kakarot Tentukan Tanggal Launching!

“Beberapa pemain mendapatkan keterangan serta gambar berkaitan tempat wisata serta artefak pada kartu permainan. Hal tersebut supaya pemain mendapatkan deskripsi, riwayat serta informasl yang pasti,” papar Victor.

Diluar itu, permainan ini memakai penghitungan serta melatih otak untuk menukar material hasil bumi yang didapatkan pada tiap tempat sesuai ketentuan untuk beralih tempat atau beraktivitas lain seperti memancing, berkebun, sampai menukarkan kunci peti untuk buka peti artefak.

“Permainan disebutkan usai serta menang bila satu diantara pemain sukses kumpulkan tiga artefak bersejarah suku Pamona yakni Pasatimpo, Pamona King’s, Tomb, serta Boela Statue yang menyebar di wisata terpencil. Seperti Air Terjun Saluopa, Watumora’a, serta Lembah Bada,” papar Victor.

Adanya pengembangan ini, Victor mengharap pemerintah lebih perduli serta menjaga wisata-wisata yang berada di Kabupaten Poso. Hingga bisa tingkatkan pengunjung disana.

“Saya mengharap dengan keterangan permainan yang memakai bahasa lnggris tldak cuma menarik warga Indonesia untuk bermain, tapi bisa jadi media hiburan serta promo wisata buat pelancong asing,” ujarnya.

Didapati, The Pamona bisa dimainkan oleh tiga sampai enam orang untuk umur 14 tahun ke atas. Dengan jangka waktu 45 – 80 menit.